· Ragam · Doamu Jelek!

Doamu Jelek!

Suatu malam sahabatku pernah nyelutuk begini kepada sahabatku yang lain : "Dongamu elek!" [Doamu jelek]... saat sahabatku itu akan pulang naik motor, dan sahabatku yang lain tersebut mengatakan "semoga ban-mu bocor di tengah jalan" dengan gaya bercanda. Aku pun menimpali di tengah candaan itu dengan spontan, "donga kie ora ono sik elek, nek elek berarti nyumpahi" [doa itu tidak ada yang jelek, kalau jelek berati sumpah serapah]. Aku masih teringat kata-kata seperti itu, benar juga, doa itu tidak ada yang bermaksud jelek, karena menurutku doa itu adalah suatu usaha untuk berharap kebaikan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain, jadi semua doa adalah baik!

Menyangkut tentang doa tersebut, pernahkah kita berpikir bahwa saat kita berdoa, baik semua agama atau keyakinan apapun, baik saat kita bersedih atau kesusahan, atau bahkan saat kita bahagia, walaupun terkadang kita pasti seringnya berdoa saat kita sedih dan susah, bener kan?? Aku pun demikian hehe :D

Apalagi berdoa saat kita sedih atau susah tersebut biasanya kita berdoa untuk kebaikan diri sendiri, seperti saat mungkin ada yang mau menghadapi ujian esok harinya, dia berdoa supaya dapat lulus atau mendapat nilai yang baik tetapi lupa mendoakan kebaikan juga bagi gurunya, dosennya atau bahkan lupa mendoakan temannya yang lain yang sama-sama juga akan ujian? Itu namanya egois. Aku pun terkadang juga demikian, dan saat ini terus berusaha memperbaiki pola berdoa yang baik, dan baik itu bukan dari kata-katanya yang indah, puitis tapi dari keyakinanmu dan iman yang teguh. Karena Tuhan Allah itu sudah menyiapkan bagimu apapun yang diperlukan sebelum kamu memintanya.

Pola doa lain yang mungkin juga sangat sulit dilakukan adalah "doa bagi musuhmu", tunggu dulu, musuh disini yang dimaksud adalah seseorang yang menyakiti hatimu, walaupun memang bisa juga arti 'musuh' yang sebenarnya. Ya, kita, atau aku pun pasti sangat sulit melakukan hal ini, musuh kok didoakan? biasanya malah disumpahi biar terjadi hal-hal yang tidak baik padanya. Ini salah besar, Tuhan Allah tidak akan mengabulkan doa seperti ini. Tuhan Allah mengajarkan kepada kita untuk mengasihi dan memberi berkat bagi sesama bahkan musuh sekalipun. Dan aku pun setiap saat berjuang keras melakukan hal ini, berdoa dan mohon berkat bagi orang yang menyakiti diri kita. Bisakah kita melakukan hal ini? Harus!

posted on 20/08/2015 - 01:17 WIB - 614 Views


Comments


This article hasn't been commented yet.

Write a comment

* = required field / wajib diisi

5 + 7 =



Next Project

membangun website Pemerintah Desa Sruni sruni.desa.id
...[ON PROGRESS]
our clients

Twitter Feeds